Karcis Parkir Motor Hilang 25 Ribu Melayang Ngenes Sampai ke Tulang

Infosedia.com - Hai Sobat info, kalian pernah enggak ngalamin kehilangan karcis atau tiket parkir kendaraan sobat. Rasanya itu nyesek buangeeetttt, dendanya mahal soalnya cuyy.



Kali ini saya mau cerita pengalaman yang kemarin saya alami saat kehilangan kartu parkir di salah satu pusat perbelanjaan di bekasi yang jadi tempat pelayanan terpadu juga.

Dokumen udah siap semua,( siap tapi bukan berarti komplit, karna biasanya kalo di pajak itu ada aja dokumen yang kurang lengkap ). apa lagi ini untuk pengurusan pembuatan NPWP Badan. Motor udah ready walau bensinnya mau abis. Semua udah lengkap, langsung tancap gas ke M Gold Tower disamping Grand Metropolitan Mall Pekayon.

Sampai sana tanya satpam ambil antrian dan jreeng benar saja dokumen ada yang kurang. Ada 2 form lagi yang mesti di isi, tapi berhubung admin hanya diberi kuasa akhirnya pembuatan NPWP Badan ditunda. Dari pada pulang belum ada hasil, admin sempatkan dulu mampir ke Mall Pelayanan Publik di Insinyur Juanda, Margahayu.

Mau tanya persyaratan pembuatan SIUP dan TDP itu apa aja kira kira, untuk bagian ini nanti admin buatkan artikel detailnya. Seperti biasa Mall ini memang sangat ramai oleh pengunjung yang ingin mengurus surat surat apapun. Kenapa kok bisa ramai, karna pelayanannya cepat dan maksimal.

Sesampainya di sana saya langsung ambil nomer antrian 11A di loket DPMPTSP. Pas dilihat kok sepi, langsung saja saya  samperin di bagian Help Desknya, dan ternyata nomer antriannya enggak jelas karna ditumpuk tumpuk. Baiklah, setelah saya tanya syarat syaratnya petugas langsung memberikan selembar kertas yang berisi persyaratan untuk pembuatan SIUP dan TDP. Yang paling membuat sumringah adalah, pembuatannya bisa melalui Online, yuhuuuii.

Keluarlah saya dengan rasa tenang dan damai, sampai di parkiran motor pakai helm stater motor dan antri di pintu keluar. Saya keluarkan tiket dan ... "Pak bukan ini karcisnya," alamak macam mana ini urusannya. Saya lihat tiketnya, duhh bener aja, ternyata itu bukti pembayaran tiket yang dari pajak.Ya sudah mbak pakai STNK saja, "tapi kena denda ya pak 25.000". Weladalah mahalnya, enggak jadi deh saya cari dulu.

Dari sini mulai menggeledah disetiap saku. tapi berhubung belum nemu nemu dan antrian masih panjang, saya di suruh minggir dulu dan mencari dengan tenang.

Kamfreet pikir saya, tinggal pulang doang, aja ada ganjalannya. Semua kantor baju, jaket, celana dan tas udah diubek ubek enggak nemu- nemu. Akhirnya saya masuk lagi kedalam saya telusuri jalan yang tadi saya lewatin berharap tiketnya jatuh dan kelihatan mata.

Saat saya liat kebawah sambil jalan, disapa sama satpamnya. "Nyari apa pak, sepertinya ada yang jatuh", antusias saya jawab, "iya pak tiket saya enggak tau nih sepetinya jatuh saya cari dari tadi enggak nemu nemu". kata satpam bilang aja pak mesinnya tadi enggak ngeluarin tiket". Bisa aja sih sebenarnya buat alibi seperti itu, tapi masalahnya tadi saya sudah ngasih kertas bukti tiket dari kantor pajak.

Keliling keliling enggak ketemu, saya ubeg ubeg lagi di seluruh penjuru badan enggak ketemu juga. Ya wes lah, bayar aja dari pada enggak pulang pulang, kepala udah kadung puyeng karna cuaca bener bener panas banget.

Saya sodorkan STNK sama uang 25.000 + 2000 biaya parkir, palang pintupun akhirnya terbuka. Gimana perasaan saya saat itu. Duongkooolll, kamfret cuma secarik kertas ilang uang 25000.

Saya dongkol terhadap diri sendiri karna teledor dan mungkin pelupa. Jadi buat sobat info semua yang mau pergi suatu tempat manapun yang disitu terdapat tempat parkir dan disediakan karcis atau tiket parkir, simpan baik baik.

Tipsnya yaitu. saat mendapat karcis atau tiket parkir, segera buka dompet dan masukkan kedalam dompet, jika di saku celana, usahakan saku celana yang tidak ada isinya. karna jika disaku itu ada uangnya dan sobat masukkan karcisnya di saku yang sama, bisa terjatuh dan tercecer saat sobat ingin mengambil uang di saku tersebut.

Itu aja unek unek hari ini, berhati hati di setiap tempat dan keadaan ya sobat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel